Matahari mulay beranjak beberapa langkah dari ufuk timur, seakan jarak matahari hanya beberapa meter di atas bumi tempat smua mahluk hidup berpijak,membuat hari ini terasa begitu panas nya!
Bunyi klarkson mobil & motor saling beraduan, suara ricuh terdengar di mana-mana,tak sedikit masyarakat berlalu lalang di pasar seribu angkot itu,ricuh nya suara tawar menawar antara penjual & pembeli membuat hari ini smakin panas tak karuan!
"Koran-koran,koran nya pak koran nya bu,berita hangat ,berita hangat!",terdengar lantang suara penjaja koran dari sudut-sudut pinggiran jalan tol ciawi! Dia lah andri,anak dari seorang pengusaha korban PHK.
Memang sangat memprihatinkan apa bila melihat balik kebelakang kisah hidup nya. Andri terpaksa bekerja keras sebagai penjaja koran hanya untuk demi masa depan nya ,demi cita-cita yg dia impikan selama ini!
* *
Keadaan cuaca semakin panas,tapi belum satu pun koran andri terjual ,
Tanpa putus asa,dia lantangkan terus dan terus hingga tenggorakannya terasa bagaikan gurun pasir yg tak tersedia air sdikit pun,"Koran-koran,koran hangat,berita pagi-berita pagi,syapa beli takan rugi,koran-koran,koran nya pak ,koran nya bu !",kata-kata itu lah yg terus menerus dia lantangkan untuk menarik pembeli,tapi msh saja koran nya utuh tak terjual satupun .
"Ah sial hari ini,ku jajakan koran dari tadi pagi,tak satupun koran-koran ini terjual",ujar Andri kesal.
Dengan rasa kecewa,andri terus berjalan di bawah terik nya matahari,berharap ada yg mau membeli koran nya.
Sesekali dia mengusap wajah yg penuh keringat itu dengan salah satu tangan nya.Hati andri pun mulai berontak,dia merasa lelah,seakan tak punya semangat hidup lgi,hampir raga yg mengenakan pakaian kucel apa adanya itu putus asa.
Sejenak dia berhenti,
di rebahkan kdua kaki andri yg terasa lepas dari persendian tulang dalam tubuh nya,karena trus menurus dia gerakan dari tadi pagi.dia senderkan punggungnya di sebuah batang besi besar.
Tumpukan koran yg iea pegang,satu per satu ia simpan di samping bawah tempat ia bersender.
Di sela-sela teriknya matahari,andri menghembus kan nafas untuk sjenak melepas kepenatan .
"Sangat letih ku rasa kan hari ini!",ucap andri sambil meneguk sisa minuman yg tersisa di botol kecil yg ia bawa pagi tadi .
"sungguh memprihatin kan nasib ku,bagaimana masa depan ku ?
bagaimana degan cita-cita ku?,pikir andri dengan hati yg terus bertanya-tanya.
"Apa yg terjadi dengan kehidupan ku nanti?
jika dengan begini sajah aku sudah putus asa!
oh tuhan ?
jika ini semua emang sudah menjadi takdir ku , jika semua ini memang kehendak mu,aku terima semua inh,akan ku lalui terus hari demi hari dengan berlandaskan keikhlasan karena Mu!",pikiran andri melayang dan hati nya terus bertanya-tanya !
cukup lama ia melamunkan semua itu,
diam,terdiam iea nerenungi semua yg terjadi .
"mas,mas!",terdengarsuara yg membuyarkan lamunan Andri,langsung ia alihkan tubuh nya ke arah suara itu datang!
"mas ko melamun sih?,tanya bapak-bapak berkumis tebal.
"Eh ,iyah pak,tadi saya kecapean!",jawab andri dengan nada ramah.
"ouh gitu,koran nya satu mas!",kata bapak-bapak tersebut sambil mengarahkan uang 20.000 ke arah Andri.
"Iyah pak sebentar saya ambilkan,ini pak!",sahut andri gembira dengan menyodorkan satu buah koran.
"terima kasih mas.",kata bapak-bapak trsbut langsung bergegas membawa koran yg bru di beli nya.
"Alhamdulilah ya allah,ada juga yg membeli koranku.",ucap syukur andri.
setelah koran nya terjual satu,andri bagaikan mendapat semangat baru,tanpa pikir panjang andri langsung kembali menjajakan koran!
"Koran nya bu,koran nya pak ,berita hangat berita hangat ,koran-koran ,koran-koran!",dengan semangat andri melantangkan suaranya.
Posted by Admin
Bunyi klarkson mobil & motor saling beraduan, suara ricuh terdengar di mana-mana,tak sedikit masyarakat berlalu lalang di pasar seribu angkot itu,ricuh nya suara tawar menawar antara penjual & pembeli membuat hari ini smakin panas tak karuan!
"Koran-koran,koran nya pak koran nya bu,berita hangat ,berita hangat!",terdengar lantang suara penjaja koran dari sudut-sudut pinggiran jalan tol ciawi! Dia lah andri,anak dari seorang pengusaha korban PHK.
Memang sangat memprihatinkan apa bila melihat balik kebelakang kisah hidup nya. Andri terpaksa bekerja keras sebagai penjaja koran hanya untuk demi masa depan nya ,demi cita-cita yg dia impikan selama ini!
* *
Keadaan cuaca semakin panas,tapi belum satu pun koran andri terjual ,
Tanpa putus asa,dia lantangkan terus dan terus hingga tenggorakannya terasa bagaikan gurun pasir yg tak tersedia air sdikit pun,"Koran-koran,koran hangat,berita pagi-berita pagi,syapa beli takan rugi,koran-koran,koran nya pak ,koran nya bu !",kata-kata itu lah yg terus menerus dia lantangkan untuk menarik pembeli,tapi msh saja koran nya utuh tak terjual satupun .
"Ah sial hari ini,ku jajakan koran dari tadi pagi,tak satupun koran-koran ini terjual",ujar Andri kesal.
Dengan rasa kecewa,andri terus berjalan di bawah terik nya matahari,berharap ada yg mau membeli koran nya.
Sesekali dia mengusap wajah yg penuh keringat itu dengan salah satu tangan nya.Hati andri pun mulai berontak,dia merasa lelah,seakan tak punya semangat hidup lgi,hampir raga yg mengenakan pakaian kucel apa adanya itu putus asa.
Sejenak dia berhenti,
di rebahkan kdua kaki andri yg terasa lepas dari persendian tulang dalam tubuh nya,karena trus menurus dia gerakan dari tadi pagi.dia senderkan punggungnya di sebuah batang besi besar.
Tumpukan koran yg iea pegang,satu per satu ia simpan di samping bawah tempat ia bersender.
Di sela-sela teriknya matahari,andri menghembus kan nafas untuk sjenak melepas kepenatan .
"Sangat letih ku rasa kan hari ini!",ucap andri sambil meneguk sisa minuman yg tersisa di botol kecil yg ia bawa pagi tadi .
"sungguh memprihatin kan nasib ku,bagaimana masa depan ku ?
bagaimana degan cita-cita ku?,pikir andri dengan hati yg terus bertanya-tanya.
"Apa yg terjadi dengan kehidupan ku nanti?
jika dengan begini sajah aku sudah putus asa!
oh tuhan ?
jika ini semua emang sudah menjadi takdir ku , jika semua ini memang kehendak mu,aku terima semua inh,akan ku lalui terus hari demi hari dengan berlandaskan keikhlasan karena Mu!",pikiran andri melayang dan hati nya terus bertanya-tanya !
cukup lama ia melamunkan semua itu,
diam,terdiam iea nerenungi semua yg terjadi .
"mas,mas!",terdengarsuara yg membuyarkan lamunan Andri,langsung ia alihkan tubuh nya ke arah suara itu datang!
"mas ko melamun sih?,tanya bapak-bapak berkumis tebal.
"Eh ,iyah pak,tadi saya kecapean!",jawab andri dengan nada ramah.
"ouh gitu,koran nya satu mas!",kata bapak-bapak tersebut sambil mengarahkan uang 20.000 ke arah Andri.
"Iyah pak sebentar saya ambilkan,ini pak!",sahut andri gembira dengan menyodorkan satu buah koran.
"terima kasih mas.",kata bapak-bapak trsbut langsung bergegas membawa koran yg bru di beli nya.
"Alhamdulilah ya allah,ada juga yg membeli koranku.",ucap syukur andri.
setelah koran nya terjual satu,andri bagaikan mendapat semangat baru,tanpa pikir panjang andri langsung kembali menjajakan koran!
"Koran nya bu,koran nya pak ,berita hangat berita hangat ,koran-koran ,koran-koran!",dengan semangat andri melantangkan suaranya.
Posted by Admin







0 komentar:
Posting Komentar